Program Makan Bergizi GratisProgram Makan Bergizi Gratis

Keinenschrittzurueckmovie.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan utama Pemerintah Provinsi Gorontalo menjelang pelaksanaannya pada tahun 2026. Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie. Ia secara tegas mendorong penguatan peran petani lokal sebagai penyangga utama pemenuhan kebutuhan bahan pangan agar program strategis nasional ini bisa berjalan optimal dan berkelanjutan.

Read More : Pemkab Limboto Gelar Musrenbang, Warga Sampaikan Aspirasi

Ketahanan Pangan Jadi Kunci Keberhasilan MBG

Menurut Wagub Idah, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak bisa dilepaskan dari kondisi ketahanan pangan daerah. MBG membutuhkan pasokan bahan pangan dalam jumlah besar dan tersedia setiap hari. Mulai dari beras, ayam, telur, hingga protein nabati seperti tahu dan tempe, serta aneka sayuran dan rempah-rempah, semuanya harus terpenuhi tanpa hambatan.

Ia menegaskan, Gorontalo tidak seharusnya bergantung pada pasokan dari luar daerah. Dengan iklim yang bersahabat dan kondisi alam yang mendukung. Daerah ini dinilai mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri jika dikelola dengan serius dan terarah.

Potensi Hortikultura Gorontalo Masih Terbuka Lebar

Dalam dialog virtual bersama RRI Gorontalo, Idah menyebut komoditas hortikultura seperti kentang, wortel, dan terong sangat memungkinkan untuk dikembangkan oleh petani lokal. Potensi ini dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal, padahal bisa menjadi penopang utama Program Makan Bergizi Gratis 2026. Ia menekankan pentingnya melibatkan petani lokal secara aktif agar mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi benar-benar merasakan manfaat ekonomi dari program nasional tersebut.

Peran Perempuan dan Rumah Tangga Tak Kalah Penting

Selain petani, Wakil Gubernur Gorontalo juga mengajak organisasi perempuan dan rumah tangga untuk turut berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga. Pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam bahan pangan dinilai mampu mendukung kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi tambahan pasokan bagi MBG.

Ia mencontohkan program bantuan ayam melalui skema KUR yang pernah dijalankan pemerintah. Program tersebut perlu dievaluasi agar benar-benar memberikan dampak dan mampu dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat.

Baca juga: Transportasi! Longsor Tutup Akses Jalan Lintas Gorontalo-manado, Arus Kendaraan Terhenti!

Optimisme Menuju MBG 2026 Berkelanjutan

Dengan kolaborasi antara petani lokal, keluarga, dan dukungan kebijakan pemerintah, Idah Syahidah Rusli Habibie optimistis Program Makan Bergizi Gratis 2026 di Provinsi Gorontalo dapat berjalan berkelanjutan. Harapannya, program ini tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat kemandirian pangan daerah.