Taman TalagaTaman Talaga

Keinenschrittzurueckmovie.com – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), suasana Taman Talaga di Kabupaten Gorontalo terlihat semakin hidup. Kawasan yang sebelumnya di kenal sebagai ruang terbuka hijau ini, kini bertransformasi menjadi tempat nongkrong baru favorit anak muda. Hampir setiap malam, terutama akhir pekan, taman ini di penuhi pengunjung yang ingin sekadar duduk santai, ngopi, atau ngobrol ringan melepas penat.

Read More : Event Jazz Limboto 2025 Jadi Daya Tarik Wisatawan

Deretan lapak UMKM ikut meramaikan suasana. Mulai dari penjual minuman dingin, kopi, hingga camilan ringan, semuanya tersedia dan mudah di jangkau pengunjung.

Ramai Sejak Malam, Aktivitas Dibatasi Hingga Tengah Malam

Pantauan pada Jumat malam, 26 Desember 2025, menunjukkan peningkatan jumlah pengunjung sejak pukul 20.00 Wita. Suasana paling ramai biasanya terjadi hingga sekitar pukul 22.00 Wita. Meski begitu, aktivitas di kawasan Taman Talaga tetap tertib karena jam operasional dibatasi.

Sesuai kesepakatan bersama pengelola dan komunitas setempat, seluruh kegiatan harus berhenti sebelum pukul 24.00 Wita. Pembatasan ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan lingkungan sekitar sekaligus ketertiban umum, terutama bagi warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi taman.

Peluang Baru bagi UMKM Lokal

Ramainya pengunjung membawa dampak positif bagi pelaku UMKM. Zaky, salah satu penjual minuman dan kopi, mengaku memilih berjualan di Taman Talaga karena melihat antusiasme anak muda yang cukup tinggi. Menurutnya, momen Nataru menjadi waktu yang tepat untuk mencari tambahan pendapatan.

“Ramai terus, apalagi malam minggu. Lumayan membantu ekonomi,” ujarnya singkat. Hal serupa juga dirasakan pedagang lain. Tren nongkrong anak muda dinilai membuka peluang baru bagi UMKM Gorontalo untuk berkembang tanpa harus menyewa tempat mahal.

Baca juga: Pendidikan Tegas! Disdik Gorontalo Larang Keras Sekolah Di Limboto Adakan Study Tour Berisiko Tinggi!

Lokasi Strategis dan Suasana Nyaman

Dari sisi pengunjung, Taman Talaga dinilai punya lokasi yang strategis. Ella Limono (45), pengunjung asal Limboto, menyebut jarak ke taman masih cukup terjangkau dari pusat kota. Selain itu, suasana malam hari terasa nyaman dan aman untuk bersantai bersama keluarga maupun teman.

Diketahui, kawasan nongkrong di Taman Talaga merupakan inisiatif komunitas Talaga. Tujuannya jelas, menghidupkan ruang publik sekaligus memberi ruang tumbuh bagi UMKM lokal. Dengan tingginya kunjungan menjelang Nataru, Taman Talaga diharapkan terus berkembang sebagai pusat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Gorontalo.