Keinenschrittzurueckmovie.com – Banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Gorontalo, termasuk Kecamatan Limboto Barat, membuat BPBD setempat mendorong penetapan status tanggap darurat. Hal ini dianggap sangat penting untuk mempercepat penanganan, terutama terkait perbaikan infrastruktur pengendalian banjir seperti tanggul dan sungai.
Read More : Kode Pos Pone Limboto Barat
Kepala BPBD Kabupaten Gorontalo, Udin Pango, menegaskan bahwa status tanggap darurat sangat di perlukan untuk mempercepat proses perbaikan infrastruktur yang terdampak. Menurutnya, koordinasi telah dilakukan dengan pihak terkait, termasuk Kepala Dinas PU dan Balai Sungai.
Penanganan Infrastruktur Pengendali Banjir
Udin Pango menjelaskan bahwa penanganan tanggul yang rusak dan pendangkalan sungai akibat sedimentasi menjadi prioritas utama. Balai Sungai sudah siap untuk menangani perbaikan, tetapi mereka masih menunggu Surat Keputusan (SK) tentang status tanggap darurat. “Jika SK sudah ada, pekerjaan besar yang membutuhkan anggaran besar akan segera dilaksanakan,” jelasnya.
Menurut Udin, penanganan akan disesuaikan dengan skala kebutuhan dan anggaran yang tersedia. Untuk pekerjaan besar, instansi vertikal seperti Balai Sungai akan mengerjakannya, sementara pekerjaan yang lebih terbatas akan ditangani oleh pemerintah daerah.
Mengatasi Pendangkalan Sungai dan Potensi Banjir
Selain perbaikan tanggul, BPBD juga menyoroti kondisi sungai yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi. “Pengurukan sungai yang sudah sangat dalam akibat sedimentasi perlu segera di lakukan agar daya tampung air saat hujan deras bisa optimal,” tambah Udin.
Meskipun genangan di Desa Tunggulo dan Haya-haya mulai berangsur surut, potensi banjir masih ada. Cuaca yang belum sepenuhnya stabil berisiko menyebabkan banjir berulang, terutama di wilayah-wilayah yang sebelumnya terdampak.
Baca juga: 453 Warga Kabupaten Gorontalo Jadi Korban Banjir di Limboto Barat, Begini Kondisinya
Warga Diimbau Tetap Waspada
BPBD terus memperbarui pendataan dampak bencana, mengingat cuaca yang dinamis. Udin Pango mengimbau warga, terutama yang tinggal di bantaran sungai, untuk tetap waspada. “Jika memungkinkan, warga di bantaran sungai di sarankan untuk mengungsi sementara ke rumah keluarga untuk menghindari potensi bahaya,” ujar Udin, mengingat hujan yang masih berpotensi turun.
Dengan Penetapan Status Tanggap Darurat yang segera di terapkan, di harapkan penanganan banjir dan perbaikan infrastruktur bisa lebih cepat, mengurangi dampak buruk bagi masyarakat Kabupaten Gorontalo.
